Selasa, 23 Oktober 2012

Softdrink


BAHAYA SOFTDRINK YANG TIDAK DISADARI
Nikmat dan menyegarkan, begitulah sensasi yang kita rasakan saat kita meneguk minuman berkarbonasi yang lazim disebut softdrink. Bahkan banyak orang yang ketagihan minuman ini sehingga mereka meminumnya setiap saat.
Tapi tahukah Anda bahwa dalam jangka panjang, terlalu banyak mengkonsumsi minuman seperti ini bisa menyebabkan penyakit?
Salah satu dampak yang sering muncul adalah timbulnya obesitas alias kelebihan berat badan. Bahkan berat badan pecandu minuman softdrink bisa lebih dari 75%  dari berat badan normal. Hal ini disebabkan karena minuman bersoda umumnya memiliki  caloriy yang tinggi,dimana calorie yang tinggi tersebut berasal dari gula yang terkandung dalam setiap kemasan softdrink tersebut. Dalam minuman softdrink berukuran 300ml misalnya, paling tidak mengandung calorie yang setara dengan 7-9 sebdok makan gula. Padahal kebutuhan calorie normal hanyalah 2-3 sendok makan gula perhari.

Konsumsi gula yang berlebihan inilah yang dapat memicu terjadinya penyakit seperti diabetes karena meningkatkan kadar gula darah penikmat softdrink tersebut.
Selain gula, kandungan dalam softdrink yang juga bisa membuat sakit adalah tingkat keasaman atau PH minuman berkarbonasi ini yang berkisar antara 2,5 hingga 3,5. Sementara PH dalam tubuh manusia adalah 6,9 hingga 7,4.
Akibatnya setelah minuman tersebut masuk ke dalam tubuh, tubuh kita akan berusaha menetralisir dengan cara mengambil Calcium yang ada di dalam tubuh. Padahal Calcium sangat dibutuhkan tulang agar semaki kuat. Asupan Calcium yang rendah dapat memicu timbulnya Osteoporosis.
Selain keropos tulang atau osteoporosis, berkurangnya nCalcium juga membuat gigi rusak. Dimana hal ini banyak terjadi pada anak-anak yang tingkat kerusakan giginya lebih banyak disebabkan oleh softdrink dibandingkan karena mengkonsumsi permen atau coklat.
Khusus buat penggemar sofdrink bersoda yang memiliki kandungan asam fosfor, ada  tambahan satu ancaman penyakit lagi yaitu penyakit batu ginjal. Hal ini terjadi karena tubuh berusaha menetralisir asam dengan menarik kandungan Calcium dari tulang dan gigi, padahal tubuh sulit mencerna Calcium. Akibatnya Calcium menumpuk di ginjal. Lama kelamaan Calcium akan mengkristal dan membuat fungsi ginjal berkurang yang bisa memicu terjadinya gagal ginjal.
Bagaimana halnya dengan sofdrink dengan nama soda diet ? Agar minuman sofdrink terasa lebih enak, biasanya produsen menambahkan gula atau pemanis . Standar yang digunakan adalah pemanis dari gula tebu ( sukrosa ), sedangkan pada minuman softdrink soda diet menggunakan pemanis sintetis berupa Aspartam atau sukralosa. Orang menyebutnya gula diet.
Meskipun mengandung gula diet, minuman ini tetap tidak baik bila dikonsumsi terus menerus, sebab soda diet  bisa merangsang nafsu makan . rasa manis dalam soda diet akan memacu keinginan untuk terus makan makanan yang manis lebih banyak, dan ujung-ujungnya calorie yang diasup akan meningkat.
Selain itu  dalamnya masih ada zat-zat lain yang berbahaya bagi tubuh. Ambil contoh misalnya Cafein, yang bayak terkandung dalam sofdrink berjenis kola atau coffe cream, dengan tujuan agar membuat orang yang menkonsumsinya tidak mengantuk.Padahal jika terlalu banyak mengkonsumsinya tidak baik bagi kesehatan tubuh dan bisa memacu timbulnya serangan jantung koroner.
Diluar itu, sekaleng softdrink hamper pasti mengandung pengawet yang membuat minuman tersebut bisa disimpan dalam waktu lama.
Umumnya baha pengawet yang digunakan adalah Sodium Benzoat, dimana biasanya dibutuhkan paling tidak 2000mg/kg.
Belum lagi penggunaan zat pewarna dan perasa dalam softdrink yang kini kebanyakan mengandung pewarna dan perasa sintetis.
Jadi, masih mau rajin mengkonsumsi sofdrink ?


 BAHAYA SOFTDRINK BAGI KESEHATAN

 Untuk acara santai sekedar nongkrong atau pun acara pesta, tidak heran juga jika sekarang ini kita memasukkan soft drink sebagai salah satu menu pendamping. Namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dari soft drink:


1. Soft drink menguras air dalam tubuh kita. Menapa begitu? Soft drink mempunyai cara kerja seperti halnya diuretik yang bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya. Pemprosesan gula tingkat tinggi dalam soft drink memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, kita harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas soft drink yang kita minum.


2. Soft drinks dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya jika kita secara konstan minum minuman jenis ini?


3. Jumlah gula yang tinggi dalam soft drink menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”. Kelebihan dan kekurangan gula dan insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak yang secara regular mengonsumsinya dapat menyebabkan masalah kesehatan.


4. Soft drink sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya tubuh tidak menyerap gizi sama sekali dari makanan yang baru dimakan, bahkan yang sudah dimakan beberapa jam sebelumnya.


5. Jangan pernah meneguk soft drink ketika demam, flu atau lainnya. Soft drink akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.


6. PH rata-rata dari soft drink adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30 tahun. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.


7. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna. Sementara kita suka meminum soft drink dingin setelah makan. Jika begitu, tubuh kita sebenarnya mempunyai suhu optimum 370 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.


Minum soft drink bukannya tak boleh. Sekali-sekali tidak mengapa, namun jangan sampai kita menjadi kecanduan. Air putih masih tetap yang terbaik untuk tubuh, sampai kapanpun. Biasanya setelah lebaran Idul Fitri, banyak sekali yang tertimpa sakit pencernaan dan sejenisnya. Jangan lupa untuk terus mengonsumsi air putih.

SOFTDRINK TERNYATA MENGANDUNG ALKOHOL
 Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan soft drink (minuman ringan) dari merek-merek terkenal diketahui mengandung alkohol. Menurut ilmuwan Prancis, hasil penelitian terhadap 19 jenis kola di National Institute of Consumption (NIC) menunjukkan bahwa minuman ringan yang seharusnya tidak mengandung alkohol ternyata justru sebaliknya. Para ilmuwan menemukan lebih dari separuh minuman ringan itu diketahui mengandung alkohol.

Di antara yang dites itu, sebanyak sepuluh soft drink ditemukan mengandung alkohol. Di dalamnya termasuk dari merek yang populer, seperti Coca-Cola, Pepsi Cola, Coca-Cola Classic Light (dikenal sebagai Diet Cola di Inggris), dan Coke Zero. Sementara kola yang tidak mengandung alkohol, antara lain dari merek Auchan, Cora, Casino, Leader Price, dan Man U-Cola.

Namun, sebelum Anda khawatir lebih jauh mengenai dampak dari mengkonsumsi dua kaleng minuman ringan itu, sebuah studi mencatat bahwa jumlah alkohol di dalam minuman-minuman ringan itu sangatlah rendah, hanya berkisar 10 miligram per liter. Jumlah itu sama dengan 0,0001 persen alkohol di setiap kaleng soft drink.

“Ada kemungkinan bahwa jejak alkohol itu datang dari proses pembuatan Coca Cola,” ujar Michel Pepin, Direktur Ilmiah untuk Coca Cola Prancis. Namun ia memastikan bahwa Coca-Cola memang soft drink dan otoritas pemerintah di tempat produk mereka dijual mengakui hal tersebut.

“Beberapa soft drink bisa saja kedapatan mengandung sedikit sekali alkohol akibat bahan baku yang digunakan,” ujar juru bicara Pepsi Cola, seperti dikutip Yahoo UK edisi 28 Juni 2012. Namun, ia menambahkan, ”Resep Pepsi Cola tidak mengandung alkohol.”

Baik Pepsi Cola dan Coca Cola mengakui bahwa buah alami dalam minuman kola bisa berfermentasi dan menghasilkan alkohol. Namun adanya tekanan buruk terhadap soft drink belum lama ini kemungkinan menyebabkan para penggemar minuman bersoda ini khawatir dengan kabar tersebut.

Sayuran

Sayuran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sayuran dijual di pasar.
 
Sayuran merupakan sebutan umum bagi bahan pangan asal tumbuhan yang biasanya mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah secara minimal. Sebutan untuk beraneka jenis sayuran disebut sebagai sayur-sayuran atau sayur-mayur. Sejumlah sayuran dapat dikonsumsi mentah tanpa dimasak sebelumnya, sementara yang lainnya harus diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, dikukus atau diuapkan, digoreng (agak jarang), atau disangrai. Sayuran berbentuk daun yang dimakan mentah disebut sebagai lalapan.

Etimologi dan penjelasan istilah

"Sayuran" merupakan bentuk turunan dari kata "sayur", komponen pendamping nasi (atau pangan pokok lainnya) yang berkuah cair atau agak kental. "Sayuran" adalah segala sesuatu yang berasal dari tumbuhan (termasuk jamur) yang ikut dimasak bersama sayur tersebut; dengan pengungkapan lain: segala sesuatu yang dapat atau layak disayur. Apabila dimakan secara segar bagian tumbuhan itu biasanya disebut lalapan.
Istilah "sayuran" tidak bersifat ilmiah. Kebanyakan sayuran adalah bagian vegetatif dari tumbuhan, terutama daun (juga beserta tangkainya). Beberapa sayuran adalah bagian tumbuhan yang tertutup tanah, seperti wortel, kentang, dan lobak. Terdapat pula sayuran yang berasal dari organ generatif, seperti bunga (misalnya kecombrang dan turi), buah (misalnya terong dan kapri), dan biji (misalnya buncis dan kacang merah). Bagian tumbuhan lainnya yang juga dianggap sayuran adalah tongkol jagung. Meskipun bukan tumbuhan, bagian jamur yang dapat dimakan juga digolongkan sebagai sayuran.
Walaupun berkadar air tinggi, buah-buahan tidak dianggap sayur-sayuran karena biasanya dikonsumsi karena rasanya yang manis dan tidak cocok untuk disayur. Beberapa sayuran dapat pula menjadi bagian dari sumber pengobatan, bumbu masak, atau rempah-rempah.

Nutrisi

Sayuran dikonsumsi dengan cara yang sangat bermacam-macam, baik sebagai bagian dari menu utama maupun sebagai makanan sampingan. Kandungan nutrisi antara sayuran yang satu dan sayuran yang lain pun berbeda-beda, meski umumnya sayuran mengandung sedikit protein atau lemak, dengan jumlah vitamin, provitamin, mineral, fiber dan karbohidrat yang bermacam-macam. Beberapa jenis sayuran bahkan telah diklaim mengandung zat antioksidan, antibakteri, antijamur, maupun zat anti racun.
Namun, seringkali sayuran juga mengandung racun dan antinutrients seperti α-solanin, α-chaconine [13], enzim inhibitor (dari cholinesterase, protease, amilase, dsb), sianida dan sianida prekursor, asam oksalat, dan banyak lagi. [14] Tergantung pada konsentrasi, senyawa tersebut dapat mengurangi sifat dpt dimakan, nilai gizi, dan manfaat kesehatan dari diet sayuran. Cooking and/or other processing may be necessary to eliminate or reduce them. Memasak dan / atau pengolahan lainnya mungkin diperlukan untuk menghilangkan atau mengurangi mereka.
Melakukan diet dengan mengonsumsi jumlah sayuran dan buah-buahan yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tahap 2. Dengan diet ini pula, dapat membantu melawan kanker dan mengurangi keropos tulang. Selain itu, dengan kita mengonsumsi zat potasium (banyak ditemui pada buah dan sayur-mayur) akan membantu mencegah terbentuknya batu ginjal.
 

Pigmen Warna

Warna hijau yang ada pada daun sayuran berasal dari adanya pigmen klorofil (zat hijau daun). Klorofil ini dipengaruhi oleh pH (keasaman) dan berubah warna menjadi hijau olive dalam kondisi asam, dan berubah menjadi hijau cerah dalam kondisi basa. Sejumlah asam tadi dikeluarkan dari batang sayuran dalam proses memasak, khususnya bila dimasak tanpa penutup.
Warna kuning/oranye yang ada pada buah-buahan berasal dari zat yang bernama karotenoid. Dimana zat ini juga dipengaruhi oleh proses memasak yang normal atau perubahan pH (zat asam).
Warna merah/biru pada beberapa buah dan sayuran (contoh: kubis merah dan buah blackberry) adalah karen zat anthocyanin, yang mana zat ini sensitif terhadap perubahan pH. Ketika pH dalam keadaan netral, pigmen berwarna ungu, ketika terdapat asam, menjadi merah, dalam kondisi basa, menjadi biru. Pigmen ini sangat larut dalam air.

Keselamatan

Untuk keamanan pangan, para CDC merekomendasikan penanganan buah-buahan yang tepat dan persiapan untuk mengurangi risiko kontaminasi makanan dan keracunan makanan. Buah-buahan segar dan sayuran harus dipilih dengan hati-hati. Di toko, mereka tidak boleh rusak atau memar dan pra-potong potong harus didinginkan atau dikelilingi oleh es. Semua buah-buahan dan sayuran harus dicuci sebelum makan. Harus dilakukan tepat sebelum menyiapkan atau makan untuk menghindari kerugian prematur. Buah-buahan dan sayuran harus disimpan terpisah dari makanan mentah seperti daging, unggas, dan makanan laut, serta peralatan memasak apapun atau permukaan yang mungkin bersentuhan dengan mereka (misalnya talenan). Buah-buahan dan sayuran, jika mereka tidak akan dimasak, harus dibuang jika mereka telah menyentuh daging mentah, unggas, makanan laut atau telur. Semuanya dipotong, dikupas, atau buah-buahan dan sayuran yang dimasak harus didinginkan dalam waktu 2 jam. Setelah waktu tertentu, bakteri berbahaya dapat tumbuh pada mereka dan meningkatkan risiko keracunan makanan.

Manfaat Sayuran Untuk Tubuh

 Mengosumsi jus sayuran terbukti bermanfaat bagi tubuh. Jus sayuran kaya akan vitamin dan mineral. Zat ini berguna untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh dari serangan penyakit.

Saat ini, gaya hidup back to nature sedang menjadi tren di kalangan masyarakat yang sadar pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Inilah manfaat sayuran untuk kesehatan tubuh yang diambil dari buku berjudul ' Rahasia Sehat dengan Jus Buah & Sayuran' karangan Budi Sutomo & dr. Gatot Ibrahim.

1. Asparagus. Asparagus adalah sayuran dari tunas muda. Dijual dalam bentuk tunas berwarna putih dan berwarna hijau. Sayuran ini mengandung banyak zat gizi, vitamin dan mineral esensial.

Kandungan seratnya (dietary fiber) sangat tinggi dan mampu mengikat zat karsinogen penyebab kanker. Serat juga membantu lancarnya proses pencernaan sehingga Anda terbebas dari gangguan sembelit atau susah buang air besar.

Asparagus juga teruji secara klinis mampu meningkatkan kesuburan pria. Kandungan asam amino asparagines di dalamnya dapat merangsang ginjal membuang sisa metabolisme tubuh.

Zat aktif lain yang dipercaya mampu meningkatkan sirkulasi darah dan membantu melepaskan deposit lemak dalam dinding pembuluh darah. Sangat baik dikonsumsi bagi Anda yang berjerawat, penderita eksim, gangguan ginjal dan prostate.

2. Bayam. Bayam terutama yang merah mengandung zat besi tinggi yang berkhasiat menambah darah. Selain itu, bayam juga mengandung vitamin A, B, C dan K, kalium serta fosfor.

Bayam juga mengandung betakaroten, lutein, klorofil, asam folat dan mangan. Manfaatnya untuk disentri, ambien, demam, melancarkan ASI, mengencerkan dahak, memperkuat kekebalan lever, mencegah penuaan dan mengandung antioksidan.

Asam folat pada bayam mampu memerangi kadar homosistein dalam darah penyebab jantung koroner.

3. Brokoli. Brokoli kaya serat yang dapat mencegah kanker saluran pencernaan, sembelit dan kanker kandung kemih. Brokoli mengandung kromimum yang penting untuk membantu kerja insulin, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Mereka yang mengosumsi setengah mangkuk brokoli setiap minggu mampu menekan risiko kanker hingga 44%. Isothiochyanate pada brokoli memperlambat pertumbuhan sel kanker kandung kemih dan berpengaruh besar terhadap rusaknya sel kanker. Brokoli juga membantu menurunkan risiko gangguan jantung dan stroke.

4. Buncis. Selain diolah menjadi masakan, buncis juga segar diolah menjadi jus. Jus buncis mampu mengontrol dan mencegah penyakit diabetes. Hasil uji klinis menunjukkan, di dalam buncis mengandung stigmasterol dan B-sitosterol. kedua zat ini mampu meningkatkan produksi insulin.

Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Seseorang akan mengalami diabetes melitus bila pankreas hanya sedikit menghasilkan insulin atau tidak mampu memproduksi sama sekali.

Mengosumsi buncis secara teratur juga akan menurunkan kadar gula dalam darah. Kandungan serat pada buncis mampu mencegah kanker saluran pencernaan, sedangkan kandungan mineral kalsiumnya bermanfaat untuk menguatkan tulang.

 

 

Jajan Di Kaki Lima

Jajan dan menikmati makanan di kaki lima seringkali lebih menyenangkan daripada jajan dan makan di restoran dan rumah makan terkenal. Disamping harganya yang murah meriah, makanannya juga kadang khas dan lezat dan jarang ditemui di tempat lain. Suasana yang didapat pun lebih santai dengan dinaungi pohon rindang dan langit biru.

Karena namanya yang kaki lima, bisa jadi Anda tidak dapat menikmatinya dengan sesuka hati. Kadangkala, selain kita harus mengetahui "jadual tetap" para pedagang yang membuka dagangannya, kita juga harus bisa mengetahui hari atau jam-jam dimana tidak boleh ada pedagang di sekitar trotoar.

Bandung, yang terkenal dengan wisata kuliner-nya, banyak memiliki pedagang makanan kaki lima di trotoar-trotoar jalan raya. Camilan seperti cilok, cireng, dan kripik lada, makanan kecil, seperti baso tahu, siomay, dan batagor, dan makanan berat seperti nasi timbel dapat dijumpai di sepanjang jalan. Baik itu jalan raya ataupun jalan kompleks yang lumayan ramai.

Karena sifatnya yang terbuka, jajanan dan makanan yang tersaji di jalan raya tentu saja tidak bebas debu. Kita sebagai pembeli, harus bisa cermat dan hati hati dalam memilih makanan yang ditawarkan. Karena sisi kebersihan harus jadi yang utama selain rasa yang lumayan dan harga yang murah meriah tadi. Melalui tips yang didapat dari majalah Plesir (2007), ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini agar perut Anda tidak "memberontak" setelah menyantap makanan dan jajanan dari kaki lima.

  • Perhatikan tempat berjualan, apakah lokasinya cukup bersih dan jauh dari sumber penyakit, seperti tempat pembuangan sampah atau dekat selokan bau.
  • Perhatikan apakah ada lalat beterbangan dan bersliweran, sementara makanan yang disajikan tidak tertuttup dengan baik.
  • Perhatikan cara mencuci piring/mangkuk dan peralatan makan, apakah dengan air yang cukup bersih. Tidak jarang pedagang kaki lima mencuci peralatan makan dengan seember kecil air yang dipakainya terus menerus.
  • Perhatikan juga pedagangnya dan cara menyajikannya. Apakah tangannya selalu bersih dalam meracik makanan. Bila terlihat "dekil" Anda boleh meragukannya.
  • Tanyakanlah harga tiap menu yang disediakan bila harga tidak tercantuk. Tidak jarang jarang pedagang kaki lima mematok harga "spesial" karena Anda terlihat keren karena turun dari mobil atau kendaraan mewah lainnya.